![]() |
| Oleh : Setyo Nugroho |
Awal pembelajaran
disekolah umumnya diawali dengan penyampaian materi dan konsep yang harus
dipelajari oleh siswa. Informasi ini terkait bagaimana semua perencanaan
pembelajaran tentang materi dan konsep pembelajaran harus tersampaikan. Sumber
baca buku yang beragam harus diketahui oleh siswa sebagai referensi awal dalam
menatap kegiatan belajar mengajar. Peserta didik diharapkan mempunyai
kepedulian personal terhadap materi pembelajaran yang akan disampaikan oleh
guru.
Kurikulum 2013
mengamanatkan pembelajaran yang melibatkan sepenuhnya siswa sebagai subyek
pembelajaran, dengan demikian peran aktif siswa untuk dapat menemukan sendiri
konsep pembelajaran, mampu memecahkan masalah
atau mampu mengkomunikasikan konsep pembelajaran ini. Pemahaman konsep
ini perlu dengan memberikan stimulus literasi, dengan mengharuskan peserta
didik membaca lebih awal.
Keterampilan membaca
diperoleh melalui membaca karena pengetahuan diperoleh melalui membaca.
Sebagian besar pengetahuan diperoleh melalui membaca. Sebagian besar proses
pendidikan bergantung pada ketrampilan menghayati dalam membaca. Ketrampilan membaca
merupakan fondasi untuk mempelajari berbagai hal lainnya. Kemampuan ini penting
bagi pertumbuhan intelektual peserta didik. Melalui membaca peserta didik dapat
menyerap dan mengekplorasi dunia yang
ada disekitar lingkungannya dan bermanfaat bagi kehidupannya. Tidak berlebihan
kiranya Fieldman (2014) menyebut bahwa “ reading is the heart of education”.
Hasil Studi PISA yang dilakukan oleh OECD sering
dijadikan sebgai indikator untuk melihat
kemajuan pendidikan suatu negara. Hasil studi PISA peserta didik Indonesia usia
15 tahun yang dilaksanakan pada tahun 2012 dan 2015 yang masih rendah dalam bidang
literasi sains perlu disikapi oleh semua pihak. Guru sebagai fasilitator pendidikan mutlak menjadi komponen
penting uuntuk dapat mengarahkan peserta didik meningkatkan budaya literasi
sains.
Konsep-konsep sains Biologi
yang sebagian masih menjadi problematika dalam penyerapan konsep pembelajaran, peserta
didik mengalami kesulitan dalam memahami konsep Biologi dikarenakan karena
belum mempunyai kecakapan untuk mengidentifikasi konsep konsep dasar Biologi .
Untuk meningkatkan
pengetahuan konsep-konsep Biologi yang mencakup pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural dan metakognitif perlu
dirancang literasi Biologi terprogram. Artinya konsep-konsep yang akan dibaca
sebelum kegiatan pembelajaran Biologi dapat diterapkan. Konsep ini dapat
dikolaborasikan dengan program literasi sekolah tahunan. Dengan demikian siswa
dapat dibiasakan untuk membaca materi Biologi jauh sebelum materi ini tersampaikan.
Referensi yang dapat digunakan untuk 10 menit membaca dapat menggunakan laman atau
web yang sudah ditentukan, alternatif lain dengan melibatkan peran aktif
perpustakaan kelas dengan pengelolaan
buku-buku referensi oleh peserta didik langsung di kelas.
Diharapkan dari kajian ini
kemampuan peserta didik akan mengalami peningkatkan diantaranya : Meningkatnya keaktifan siswa
mengkaji konsep-konsep Biologi,Meningkatnya sumber belajar untuk pengayaan
konsep-konsep Biologi, dan Menemukan konsep-konsep yang ada pada buku referensi
sebagai sumber belajar
Selanjutnya program ini dapat dijadikan sebagai
kalender budaya literasi terprogram disekolah, yang pada intinya dapat
meningkatkan budaya membaca konsep-konsep Biologi sejak awal penyampaian konsep
pembelajaran. Untuk pengembangan budaya membaca 10 menit literasi Biologi ini dapat
ditekankan pada pengembangan sumber bacaan di web sehingga siswa dapat memiliki
sumber referensi beragam. Referensi sumber bacaan Biologi ini dapat juga
dikembangkan program Elearning,E Modul di sekolah dengan banyak
menyediakan sumber-sumber baca digital.
Dengan demikian kegiatan 10 menit literasi Biologi dapat meningkatkan
penguasaan konsepbiologi untuk mendukung pembelajaran Biologi di sekolah.
Kegiatan serupa dapat dipakai untuk pembelajaran mata pelajaran yang lain. Tim
Pengembang Literasi sekolah dapat merumuskan program smart ini. 10 menit memang kelihatannya sedikit untuk waktu membaca
tetapi akan besar manfaat dan pengaruhnya jika pembiasaan literasi Biologi
dapat diterapkan secara kontinyu maka akan menjadi mind setyang baik
bagi peserta didik untuk memahami lebih awal konsep-konsep pembelajaran Biologi
yang akan dipelajari.







0 komentar:
Posting Komentar